Education Blog
  • BERANDA
  • GIAT TERBARU
  • POLRI SEPEKAN
  • INOVASI LAYANAN
  • SUARA MASYARAKAT
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • GIAT TERBARU
  • POLRI SEPEKAN
  • INOVASI LAYANAN
  • SUARA MASYARAKAT
No Result
View All Result
Info Prestasi Polri
No Result
View All Result
Home Giat Terbaru

Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah Hingga ke Polda, IPW Apresiasi Gebrakan Kapolri

Admin Suaratruno by Admin Suaratruno
4 Maret 2021
in Giat Terbaru
1 0
0
Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah Hingga ke Polda, IPW Apresiasi Gebrakan Kapolri

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi gebrakan Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang membentuk Satgas Anti Mafia Tanah hingga ke Polda-Polda.

 

“Dalam waktu singkat, satgas ini sudah menunjukkan hasil kerjanya. Sejumlah tanah masyarakat berhasil diselamatkan dari rekayasa penjarahan para mafia tanah yang bergentayangan di negeri ini,” terang Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane, Kamis (4/3/2021).

 

Dari hasil pantauan IPW, sejumlah tanah milik rakyat kecil berhasil diselamatkan, seperti di Banten. “Satgas berhasil membongkar keterlibatan JJS, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang sebagai bagian dari anggota mafia tanah di daerah itu,” jelas Ketua Presidium IPW.

 

“Salah satu korbannya seorang nenek, Afifah warga Kecamatan Curug, Kota Serang. Afifah nyaris kehilangan tanah seluas 2.676 meter persegi, senilai Rp1,3 miliar, yang berlokasi di Pal Empat, Pabuaran,” tambahnya.

 

Ketua Presidium IPW juga mengatakan, para mafia tanah tersebut memalsuan dokumen jual beli tanah milik Afifah. Adapun kasus tersebut terbongkar setelah Afifah sebagai korban dan pemilik tanah melapor ke Satgas Anti Mafia Tanah Polda Banten.

 

“Modus yang dilakukan JJS adalah memalsukan tanda tangan Afifah dalam akta jual beli tanah tersebut. Padahal dia tidak pernah menandatangani AJB apalagi menjual tanahnya kepada orang lain. Satgas bekerja cepat menangkap JJS dan dua pelaku lainnya, yakni SJ dan LJ,” tambahnya.

 

Untuk itu, menurutnya, jika ada masyarakat yang menjadi korban mafia tanah, jangan ragu ragu untuk melapor ke Satgas Anti Mafia Tanah. “Pembentukan Satgas Anti Mafia Tanah ini sebagai wujud keseriusan Polri dalam upaya menindak secara hukum para pelaku praktik mafia tanah,” ungkapnya.

 

“Dan nenek Afifah di Banten maupun mantan Wakil Menlu Dino Patti Jalal sudah membuktikan, tanahnya terselamatkan dari aksi para mafia tanah,” pungkas Ketua Presidium IPW.

Tags: Utama
Previous Post

Kapolri Pimpin Serah Terima Jabatan 4 Kapolda

Next Post

Kapolda Sulsel Ajak Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan Dengan Manfaatkan E-Filling

Admin Suaratruno

Admin Suaratruno

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Rekomendasi

Kakorlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat Usai Operasi Lilin 2025 Sukses

Kakorlantas Apresiasi Polres Bogor Libatkan Supeltas dalam Pengamanan Lalu Lintas Nataru

Arus Balik Nataru Diprediksi Puncak 4 Januari, Rekayasa Lalin Disiapkan

Kakorlantas Pantau Arus Balik Nataru di Kawasan Gadog Puncak

Operasi Lilin 2026 Dinilai Berhasil Tekan Laka

Apel KRYD, Pengamanan Nataru Efektif, Angka Kecelakaan Menurun

© Copyright Suaratruno Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • GIAT TERBARU
  • POLRI SEPEKAN
  • INOVASI LAYANAN
  • SUARA MASYARAKAT

© 2018 JNews - Education WordPress theme demo by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version